RajaKomen
Bantuan Zulkifli Hasan untuk Korban Banjir Sumatera Tuai Sorotan Publik

Bantuan Zulkifli Hasan untuk Korban Banjir Sumatera Tuai Sorotan Publik

8 Des 2025
257x

Aksi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat terjun langsung membantu warga terdampak banjir di wilayah Sumatera tengah menjadi sorotan publik. Alih-alih menuai pujian, unggahan video yang menampilkan kegiatannya itu justru memancing kritik tajam dari banyak warganet. Peristiwa bermula ketika Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, membagikan rekaman aktivitasnya selama meninjau lokasi banjir melalui akun Instagram pribadi.

Video tersebut memperlihatkan berbagai kegiatan yang ia lakukan selama berada di lapangan. Mulai dari menggotong sekarung beras untuk disalurkan kepada warga, mengepel lantai rumah penduduk yang dipenuhi lumpur sisa banjir, sampai memeriksa aliran sungai di dekat pemukiman yang terdampak. Semua momen itu direkam jelas dengan kualitas gambar yang baik dan audio yang terdengar bersih. Dalam salah satu bagian video, Zulhas menuliskan narasi yang menggambarkan kondisi memprihatinkan di lokasi bencana.

“Di Padang, air bah bukan hanya merusak rumah tapi juga merenggut tawa, kenangan, dan rasa aman,” tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.

Ia juga terlihat beberapa kali memeluk warga dan mengajak mereka berbincang, seolah ingin menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kehidupan pascabencana. Namun, bukannya mendapat apresiasi, video itu justru memicu perdebatan di kalangan pengguna media sosial.

Banyak warganet menilai bahwa aktivitas Zulhas terlihat seperti sebuah konten yang diproduksi secara sengaja, lengkap dengan penataan sudut kamera dan mikrofon yang aktif merekam setiap gerakannya. Kritik tersebut membuat unggahan sang menteri ramai dibahas dan dipertanyakan kesungguhannya. Beberapa komentar menyebutkan bahwa aksi tersebut lebih mirip kegiatan pencitraan ketimbang bentuk kepedulian yang tulus. Banyak dari mereka menyoroti bahwa fokus sang menteri seharusnya tertuju pada upaya memulihkan situasi, bukan pada dokumentasi aksi sosial yang terkesan dipoles.

“Konten? Oh,” ujar netizen.

“Sesuai skrip ya pak aksinya,” ujar netizen.

“Pak ga malu sama hati nurani?” ujar netizen.

“Tebal banget mukanya,” ujar netizen.

“Kamera di mana mana ya bun. Sangat dramatis. Sinetron ini judulnya apa?” ujar netizen.

“Loh kok tumben komenan nya di buka pak,” ujar netizen.

Tak berhenti di situ, kritik netizen semakin tajam ketika mereka mengaitkan peran Zulhas sebagai mantan Menteri Kehutanan. Sebagian warganet mengungkit kembali isu lama terkait kerusakan lingkungan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, yang sempat menjadi sorotan publik pada masa kepemimpinannya. Rekam jejak tersebut kemudian dijadikan bahan perbandingan dengan aksi sosialnya saat ini, sehingga sebagian komentar bernada curiga bahwa unggahan bantuan banjir itu sekadar upaya memperbaiki citra. Sentimen publik semakin mengeras karena fenomena serupa kerap terjadi pada pejabat publik di era media sosial.

Banyak netizen menilai bahwa aksi menolong sambil melakukan perekaman dapat memicu persepsi negatif, terutama ketika dilakukan oleh tokoh politik yang tengah berada dalam sorotan. Dalam konteks ini, unggahan Zulhas dianggap menambah panjang daftar konten pejabat yang dianggap tidak sensitif terhadap situasi krisis yang dialami masyarakat.

Baca Juga:
Meningkatkan Kepercayaan Publik

Meningkatkan Partisipasi Publik untuk Membangun Kepercayaan terhadap Kebijakan Ekonomi

Bisnis

28 Feb 2025 | 578

Simulasi Tryout SNBT Sesuai Tipe Soal Asli sebagai Sarana Adaptasi Akademik

Simulasi Tryout SNBT Sesuai Tipe Soal Asli sebagai Sarana Adaptasi Akademik

Pendidikan

19 Jan 2026 | 130

Tips сага memilih model busana muslim Modern Masa Kini

Tips сага memilih model busana muslim Modern Masa Kini

Fashion

13 Sep 2018 | 6311

Teknik Public Relations dalam Mengatasi Serangan Berita Negatif di Internet

Teknik Public Relations dalam Mengatasi Serangan Berita Negatif di Internet

Tips

30 Maret 2025 | 562

Inovasi Mesin V12 Hybrid pada Lamborghini Terbaru dalam Era Mobil Super Modern

Inovasi Mesin V12 Hybrid pada Lamborghini Terbaru dalam Era Mobil Super Modern

Tips

20 Jun 2026 | 45

Kepercayaan Konsumen

Kepercayaan Konsumen di Era Digital, Masih Bisa Dibangun atau Sudah Terlanjur Retak?

Tips

27 Des 2025 | 260